|
Tadi sore, dalam rangka Tarlen mau pulang hari Jumat nanti, saya (+ Aliefya) dan Tarlen menyempatkan mengunjungi another knitting cafe: Knit New York yang alamatnya di 307 E 14th Street, Manhattan. Lumayan jauh dari stasiun subway, eh..tergantung subway mana sihhh, sebetulnya. Stasiun subway terdekat adalah subway L penghubung downtown Manhattan dengan Brooklyn, karena dia memang jalannya di sepanjang 14th St. Tapi berhubung kami datengnya dari arah utara naik subway 1, jadilah harus jalan 5 blok panjang untuk sampe ke tempat itu.
Kalo liat foto-foto di websitenya, keliatannya tokonya luas dan terang benderang. Ternyata pas sampe ke sana, ehhhh...tokonya ga terlalu luas dan ga terang benderang juga. Jadi itu berarti...yang motretnya pinter! Hahaha. Tapi lumayan sih sebetulnya, dibanding Purl atau The Point, Knit New York ini tokonya lebih luas karena memanjang ke belakang. Interiornya pun menurut saya lebih homy dan cozy, karena banyak unsur kayu dan lampu-lampu bercahaya kuning (kalo The Point kan banyaknya unsur batu, metal, dan lampu bercahaya putih...kesannya lebih dingin, meskipun terang benderang karena jendelanya gede). Oiya, kafenya cuma nyediain minuman, ga ada snack seperti di the Point.
Anyway, mungkin tuntutan jadi kafe merajut itu, benangnya musti mahal ya...:D Saya tadi ga yakin bisa nemu benang DMC Senso Wool Cotton yang lagi saya pake bikin cardigan di sana, karena itu benang murah (kira2 $3 per gulung). Memang ga ada. Nanyain Vogue Knitting back issue edisi Winter 2007/2008 juga ga ada, soalnya emang saya nyari artikel tulisan Shirley Paden tentang lace bagian pertama. Akhirnya liat-liat majalah Interweave Knits sama buku-buku Treasury-nya Barbara Walker aja. Tarlen beli majalah, saya ga beli apa-apa. Aliefya? Muter-muterin ball winder, buka-buka laci dan lemari, naik turun tangga, mukul-mukul rak benang di ruang belakang.
Yang saya suka dari Knit New York ini, dia punya program free knitting lesson for beginner di kafenya, juga di Bryant Park selama summer sampai pertengahan Oktober, setiap hari Senin jam 2 - 3:30 sore. Tapi ada catch-nya sih, musti beli sesuatu seharga $25 (jadi free atau nggak nih?). Terus juga, di kafenya dia punya semacam perpustakaan pola. Jadi siapapun yang habis beli benang di situ terus mau ngafe sambil ngerajut pola tertentu, silakan cari dari perpusnya (isinya majalah-majalah merajut, buku, dan leaflet pola) dan merajutlah di salah satu kursi di sana. Saya suka idenya.
Oiya, ada satu yang menurut saya sangat menarik di sana. Di pintu kafe ada stiker bertulisan "Crochet Friendly Yarn Store". Nah, ini lho yang pernah saya bilang, bahwa crocheters di sini kadang dinomorduakan bahkan dianggap lebih rendah dari knitters, sehingga suka dicuekin dan disepelekan di yarn stores. Makanya stiker seperti ini cukup penting di sini buat para crocheters.
update: karena krisis ekonomi Amerika, Knit New York ditutup awal tahun 2009
|