Category Archives: Umum

Stop Jual Beli E-book Bajakan!

“Sista, silakan pilih e-book rajutan murah! Pesan dan file langsung dikirim lewat e-mail, atau bisa dicopy ke CD tapi tambah ongkir Rp. 3000 ya!” Begitu menggodanya iklan-iklan yang bertebaran di Facebook tadi. Mulai dari yang pasang harga 2ribu hingga yang 30an ribu per file. *Maaf, tapi saya harus bilang yang terakhir ini keterlaluan sekali mengambil keuntungannya* E-book yang dijual oleh mereka ini bukanlah e-book yang resmi dan berhak diperjualbelikan. Ini adalah buku-buku bajakan, berupa hasil scan buku-buku bercopyright yang sebenarnya hanya dijual dalam bentuk buku cetakan oleh penerbitnya. Hasil scan itu kemudian diunggah (upload) ke internet oleh pihak tertentu, diunduh Baca selanjutnya

Leave a comment

Knitting vs Crocheting : bukan (cuma) beda alatnya

knitloops

Tadinya saya pikir di Indonesia yang rancu cuma kata ‘merajut’ aja…eh sekarang kata ‘knitting’ juga…banyak yang mengira knitting itu mencakup breien dan haken. Gara-gara buku-buku Jepang yang menyesatkan, semua bukunya judulnya ‘Knit’ dan ‘Knitting’ meskipun isinya campur-campur. Awalnya saya pikir perbedaan utamanya terletak pada alat yang digunakan : 2 jarum/stik vs 1 jarum berkait/hook. Tapi lalu saya pikir-pikir lagi, kalo knitting itu pakai 2 stik, lalu bagaimana saya menjelaskan finger knitting (pakai jari), loom/rake/board knitting, machine knitting, dan bahkan knooking (knitting with hook)? Baru sadar, kalau perbedaan utama sebenarnya ada di konstruksi simpulan benang yang dihasilkannya…struktur kainnya. Dengan alat apapun, Baca selanjutnya

Leave a comment

Seputar Ukuran Benang

Mungkin karena saya terlalu terbiasa dengan sistem pengelompokan benang rajut ala Amerika, saya jadi bingung kalau lihat katalog atau info benang-benang rajut di Indonesia. Rata-rata hanya menyediakan info apa bahan benangnya dan berapa gram satu gulungnya. Ok lah, bahan tentunya penting diketahui, semua juga setuju. Tapi berapa gram per gulung akan menjadi tidak *terlalu* penting kalau ukuran diameter/ketebalan benangnya dan panjang benang per gulungnya tidak diketahui. Kenapa? Karena dengan berat yang sama (misalnya 50 gram), benang dengan bahan yang berbeda (misalnya wool vs cotton) akan berbeda panjangnya meskipun diameternya sama, atau kalau panjangnya sama pastilah berbeda ukuran ketebalannya. Wool sekian Baca selanjutnya

Leave a comment

Rancunya penggunaan istilah ‘knitting’

let'sknit

Seringkali saya menemukan rajutan-rajutan hasil crocheting rajuters di Indonesia, tetapi disebut ‘knitting’ oleh yang punyanya. Usut punya usut, ternyata ada hubungannya buku-buku merajut asal Jepang yang seringkali dipakai menjadi referensi oleh rajuters Indonesia. Di Jepang, kata yang digunakan untuk merajut atau menghasilkan rajutan adalah “amimono” (編み物 atau 編物 atau あみもの) dengan kata dasar “amu” (あむ), baik itu knitting ataupun crocheting. Mereka juga bahkan menggunakan kata “nitto” (=knit) untuk menyatakan hasil rajutan knitting dan crocheting. Sebetulnya untuk crochet mereka punya istilah sendiri “kagibariami” (かぎ針編み) tetapi “amimono” lebih lazim digunakan. Kira-kira seperti rancunya istilah “merajut” di Indonesia ya? Yang namanya “merajut” bisa Baca selanjutnya

Leave a comment

Cowok Merajut, Siapa Takut?

artikelkompaskecil

Sebelumnya, terimakasih kepada mas Budi Suwarna dari Kompas, yang sudah meliput komunitas merajut dan semakin memasyarakatkan wacana bahwa kegiatan merajut bukanlah monopoli kaum wanita. Stereotyping kegiatan merajut yang terjadi di masyarakat, merajut diidentikkan dengan pekerjaan wanita, lebih sempitnya lagi nenek-nenek. Pemikiran seperti ini bukan hanya terjadi di Indonesia, bahkan juga di negara-negara yang kebudayaan merajutnya sudah lebih mendarah daging seperti di Amerika Serikat. Padahal mereka yang merajut sebagai hobi, bukan hanya nenek-nenek. Di seluruh dunia, tua muda bahkan anak-anak, tidak hanya wanita, tetapi juga pria, banyak yang menggemari kegiatan merajut. Yang profesinya ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan, eksekutif, ilmuwan, bahkan Baca selanjutnya

Leave a comment