Category Archives: Umum

Mengenal rajutan (6): Benang (3)

Mengulang pertanyaan yang muncul di milis merajut: “Apa maksudnya worsted weight, sport weight, dll, dan apa padanannya di Indonesia?”, jadi sekarang kita ngebahas yarn weight deh, sama substitusi benang, sama apa lagi gitu lah seputaran itu… Yang dimaksud dengan yarn weight, meskipun terjemahan ‘weight’ itu adalah ‘berat’, tapi arti sebenarnya bukanlah berat benang (sekian gram). Arti weight di sini lebih ke ‘berat’ secara visual, jadi lebih tepat kalo diterjemahkan sebagai ketebalan benang. What?? Iya memang gitu. Benang dengan berat yang sama ketebalannya bisa berbeda karena berbeda jenis seratnya. Begitu pula sebaliknya, ketebalan benang bisa sama tetapi beratnya berbeda dengan alasan Baca selanjutnya

Leave a comment

Mengenal rajutan (5): Benang (2)

lanjuuuut… Ada beberapa istilah yang sering muncul kalau ngobrolin benang rajut, terutama kalau sumber bacaannya buku-buku bahasa Inggris. Apa tuh ply? Strand? Hank? Skein? Di bawah ini saya coba jelasin tentang istilah yang sering muncul di perbenangrajutan – Ply adalah helaian yang menyusun benang. Seutas benang bisa terdiri dari 1 atau lebih helaian penyusunnya. Sebetulnya sih, jumlah ply nggak menentukan tebalnya. Itu tergantung ply-nya juga. Kalo 2 ply tapi yang satu gendut satu tipis atau dua-duanya gendut? Ya tetep tebel. – Strand adalah si benang itu kalo berdiri sendiri. Apa sih bahasa Indonesianya? Utasan benang? Soalnya ada yang suka kebalik Baca selanjutnya

1 Comment

Mengenal rajutan (4): Benang (1)

Banyak yang tanya soal benang sih, jadi tulisan ini spesial buat yang pengen tau tentang perbenangan di dunia rajut. Gimana cara milih benang? Apa bedanya benang katun, akrilik, wol, dll dsb? Apa maksudnya worsted weight, sport weight, dll, dan apa padanannya di Indonesia? Benang apa yang cocok untuk projek rajutan tertentu? Gitu kali ya pertanyaan-pertanyaan yang muncul seputar benang rajut. Sini sini, saya coba jelasin. Dalam hal benang, ada beberapa segi yang bisa dijadikan acuan pengkategorian *halah..ini bahasa Indonesia bukan?*: a. bahan pembuatnya (seratnya), yang lalu pengaruh ke sifatnya b. struktur dan tekstur c. ketebalan Bahas satu-satu ya… Berdasarkan seratnya, Baca selanjutnya

2 Comments

Mengenal rajutan (3)

Sekarang ngebahas apa ya? Ngejawab beberapa pertanyaan aja deh. 1. Apa bedanya hasil rajutan manual dan mesin? Mesin rajut yang paling umum adalah knitting machine. Ada yang kelas home industry ada juga kelas pabrik. Kalo crochet machine setau saya cuma kelas pabrik, nggak ada yang kelas home industry. Dari hasil rajutannya sebetulnya nggak ada bedanya sih, karena teknik yang digunakannya sama. Eh…nggak juga sih, ada yang beda kalo mesin rajut kelas pabrik (tergantung mesin rajutnya deh). Knitting machine kelas pabrik bisa melakukan dua jenis teknik knitting (cara dan arah mengambil tusukannya beda)–> weft (yang ini hasilnya persis handknitting) dan warp. Baca selanjutnya

Leave a comment

Mengenal rajutan (2)

lanjuuuuuuut… Masih ngebahas bedanya knitting sama crochet, karena memang tujuan awal tulisan ini biar bisa ngebedain mana yang hasil knitting dan mana hasil crochet. Kali ini topik yang dibahas adalah: 2. Building blocks Knitting, saya copy paste dari postingan lama aja ah dengan sedikit koreksi. Teknik dasar dalam knitting adalah knit dan purl. Knit adalah mengait benang dari arah depan, sementara purl, adalah dari arah belakang. Dua teknik dasar ini bisa dikembangkan menjadi bermacam-macam pola. Gambar kiri, itu pola stockinette, yang didapat dari melakukan tusukan knit terus di satu permukaan, sementara di permukaan sebaliknya dilakukan tusukan purl terus (gambar kanan, Baca selanjutnya

2 Comments